Di samping itu, Ibn Al-Jazari berpendapat bahwa Qirâ`at adalah pengetahuan tentang tatacara melafalkan kalimat-kalimat Al-Qur`an dan perbedaannya dengan membangsakannya kepada penukilnya.
Secara Ontologi, ilmu qiro’ah adalah Al Qur’an dari segi ragam artikulasi lafal, sedangkan ilmu tajwid adalah Al Qur’an dari segi teknis artikulasi lafal.
Tafsir ditinjau dari makna bahasa adalah “Menjelaskan atau menyatakan”. Untuk pengertiannya secara luas (istilah) berikut adalah beberapa pendapat para ulama.