
Alhamdulillah, acara Khotmil Qur’an bi Qiroat Al-‘Asyr dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Markaz Qiroat Indonesia berjalan dengan lancar. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada hari Jumat, 7 Februari 2025. Meskipun terdapat perubahan jadwal akibat keperluan pemeriksaan kesehatan KH. Dr. Ahsin Sakho Muhammad di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), beliau tetap menyempatkan hadir dan menyampaikan taujih serta doa khotmil Qur’an dengan penuh keikhlasan.
Acara dibuka dengan sesi khataman Al-Qur’an yang dibacakan secara jama’ qiroat asyrah oleh Ustadzah Ulfiya Najat dari surah Al-Ikhlas hingga An-Nas. Kemudian, dilanjutkan oleh Ustadz Sugeharto yang membaca dari surah Al-Fatihah hingga Al-Baqarah ayat 5 dengan metode jamak qiroat asyrah. Keduanya merupakan mujaz qiroat asyrah dari Ustadz Ihsan Ufiq.
Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-4 Markaz Qiroat Indonesia, acara ini merupakan salah satu dari empat majelis khataman yang diselenggarakan. Empat majelis tersebut meliputi khataman dengan qiroat asyrah, qiroat sab’ah, serta dua majelis lainnya menggunakan riwayat Hafs.
Setelah sesi khataman, doa khotmil Qur’an dipimpin langsung oleh KH. Dr. Ahsin Sakho Muhammad. Meskipun dalam kondisi kurang sehat, beliau tetap membacakan doa dengan penuh kekhusyukan dan keharuan yang dirasakan oleh seluruh peserta.
Dalam taujih yang disampaikan, Walid Ahsin menegaskan bahwa ilmu qiroat merupakan amanat besar yang diemban oleh umat Islam. Beliau berharap agar setiap kabupaten di Indonesia memiliki pusat pembelajaran qiroat, sehingga akses bagi mereka yang ingin mendalami ilmu ini menjadi lebih mudah.
Selain itu, beliau juga berpesan agar para penghafal Al-Qur’an tidak berhenti hanya pada capaian hafalan semata, tetapi terus melanjutkan perjalanan keilmuan dengan mempelajari qiroat, tafsir, hadits, dan disiplin ilmu lainnya. Menurut beliau, mengajarkan Al-Qur’an adalah bentuk rasa syukur yang harus dilakukan oleh para penghafal Qur’an.
Acara berlangsung dengan penuh haru, terutama ketika para peserta mengetahui bahwa Walid tetap menyempatkan diri untuk mengisi kajian di tengah kesibukannya dan kondisi kesehatannya yang mengharuskan pemeriksaan di RS PON.
KH. Dr. Ahsin Sakho Muhammad merupakan salah satu ulama qiroat terkemuka di Indonesia. Beliau dikenal sebagai pakar dalam bidang qiroat dan ulumul Qur’an. Kiprah beliau dalam dunia keilmuan sangat luas, termasuk sebagai pendiri Pesantren Dar Al-Qur’an Arjawinangun, serta aktif dalam berbagai kajian dan pendidikan Al-Qur’an di Indonesia. Dedikasi beliau dalam mengembangkan ilmu qiroat telah memberikan manfaat besar bagi umat Islam, khususnya dalam mencetak generasi yang ahli dalam ilmu Al-Qur’an.
Acara Khotmil Qur’an bi Qiroat Al-‘Asyr ini menjadi momentum berharga dalam perjalanan Markaz Qiroat Indonesia. Semoga dengan peringatan HUT ke-4 ini, semakin banyak generasi yang terdorong untuk mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an dengan ilmu qiroat yang mendalam. Jazakumullahu khairan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.



